Penaikan Plat Hebel

Akhirnya penaikan plat lantai beton ringan pracetak Hebel dilaksanakan hari ini.
Blok beton ukutan 300x60x15 seberat 150kg diangkat dan disusun manual menggunakan Hoist. Proses pemasangan ternyata memakan waktu yang lebih lama akibat penyesuaian bentuk plat dengan eksisting besi2 yg ada. Pemotongan menggunakan pahat untuk mengupas kulit beton dan gergaji besi untuk memotong tulangan plat.

About these ads

59 thoughts on “Penaikan Plat Hebel

    • Kalo ngga salah, bila ikut program paketan dari hebel (295rb/m2) tukang berikut alatnya sudah disediakan oleh pihak hebel. Cuma dulu waktu saya hubungi, mereka kehabisan man power sehingga butuh waktu 1 bulan hingga sampai giliran saya.
      Saran saya sih, kalo ngga dapet dari pihak hebel, sewa aja hoist. Yg 2 ton cukup ko (satu plat lantai hebel ukuran panjang 3.5m memiliki berat 250kg). Paling 50rb-75rb per hari. Atau yg elektrik 150rb-200rb per hari. Perhitungan pemasangan 30m2 per hari untuk hoist manual.

      • Saya rencananya jg mau pasang plat lantai Hebel. Sekiranya bapak bisa sharing informasi mengenai kontak/lokasi sewa Hoist di jakarta atau depok, saya sangat berterima kasih sekali.

      • Mas Aris,
        Untuk sewa hoist, kebetulan tukang saya punya tempat sewa langganannya sendiri. Jadi saya juga sebenernya ngga tau sewa dimana. Mungkin tukangnya mas Aris lebih tau tempat penyewaan yang dekat. Hoist yang saya pakai tu udah jelek, jadi pernah rusak dalam pemakaian dan waktu terbuang sehari.
        Kalau mau dipake dalam jangka waktu lama, di ACE Hardware atau di Kawan Lama ada hoist elektrik kapasitas 300kg harga sejutaan (kalo ga salah). Akan sangat mempercepat dan mempermudah pekerjaan :)

        Semoga membantu,
        Emir

  1. Mau nanya lagi pak,

    Paketan dari hebel berlaku sampai kapan ya Pak?
    Kalo dibandingkan dgn nge-dak pake bekisting dsbnya perbedaannya berapa ya pak? Lebih murah atau lebih mahal?
    Kalo sytem KERATON pernah denger pak(http://www.duitemoro.com/products.html) ? mereka informasikan 400rb/m2 termasuk pemasangan, lebih murah atau lebih mahal dibanding hebel?

    Saya senang sekali dgn blog bpk, informasinya sangat membantu utk yg akan bangun rumah. Sukses selalu ya pak, dan terima kasih.

    • Kalo paketan hebel bisa coba cek di websitenya deh pak. Di http://www.hebel.co.id
      Kalo biaya per meternya, lebih mahal hebel daripada beton konvensional. Untuk hebel biayanya bila menggunakan tukang sendiri dapat dilihat pada tulisan saya yg tentang hebel ini.
      Sedangkan untuk beton konvensional, biaya berkisar 250rb/m2. Tapi efisiensi hebel sebenarnya pada waktu pemasangan yang singkat dibanding beton konvensional yg butuh 15-25 hari untuk kering. Belum lagi biaya yang dibutuhkan untuk membeli kayu atau bambu untuk membuat penyangga dan bekisting. Saya sih kurang begitu suka melihat material yang terbuang :)
      Selain itu, apabila bapak ingin membuat dak tanpa mengganggu aktifitas di ruang bawahnya, hebel adalah pilihan yang tepat. Bahkan bapak bisa membuat dak tanpa membongkar plafon :)
      Untuk produk keraton memang telah menjadi salah satu alternatif ketika saya hendak menentukan produk precast apa yg akan saya pakai untuk dak. Saya lihat produk keraton masih membutuhkan perakitan di tempat (presact on site) dan dari segi harga yang lebih mahal dari hebel, sehingga produk ini keluar dari list saya.
      Senang dapat berbagi pengalaman ko pak :) semoga sukses membangunnya

  2. Nanya lagi ya pak.

    Tukangnya harian atau borongan Pak?
    Boleh minta no kontak tukangnya? Sepertinya pengalaman pasang hebel. bisa juga kirim ke kangdaud@gmail.com Saya tinggal didaerah jatiasih bekasi.

    Terima kasih ya pak.

    • Saya ambil borongan pak. Makanya saya pilih pasang sendiri hebelnya drpd dipasangkan oleh pihak hebel, karena tukang saya menyanggupi dan sudah termasuk biaya keseluruhan pembangunan.
      Tetapi semua material saya beli sendiri. Kepala tukang nya sendiri, dulunya adalah pengrajin kayu jepara. Jadi emang udah rapih kerjaannya. Tapi saya tetap menyarankan pengawasan pekerjaan harus dilakukan oleh pemilik, secara rutin dan berkala untuk menghindari ketidaksesuaian.
      Nanti saya kirim nomernya via email langsung aja y pak.
      Thx

      • Salam kenal pak… saya ada rencana mo ngedak ruko saya. membaca info dari bapak tentang plat hebel, saya jadi tertarik. Boleh saya minta nomor tukang yang biasa ngerjain plat hebel bapak kemarin.
        Makasih ya pak atas infonya

        Salam

        Saiful

  3. Blog bapak bagus sekali. Kebetulan sesuai dengan keinginan saya. Menggunakan hebel dan roof garden. Blognya benar-benar membantu saya yang awam soal perumahan dan on budget banget :D
    Saya mau nanya pak, kebetulan saya mau bangun rumah. Rumahnya sih dari developer dengan satu lantai.
    Saya ingin menaikkan menjadi 2 lantai, rencananya mau pakai lantai kayu saja agar lebih hemat (tidak perlu menggunakan pondasi cakar ayam. Saya minta developer menambah tinggi dinding 4 meter. Setelah mereka selesai pembangunan rumah saya, nanti saya tinggal buat tangga dan lantai 2.
    Kalau menggunakan hebel tidak perlu ubah pondasi ya pak? Atau tetap harus menggunakan cakar ayam?Lalu penempelannya lantai menggunakan hebelnya bagaimana ya pak? maaf kalo pertanyaan saya awam banget

    thx

    anti

    • Dear bu Anti,
      Walaupun hebel dikatakan ringan, saya tetap menambahkan kolom beton (istilahnya di suntik) di sebelah eksisting, dengan pondasi cakar ayam. Hal ini dikarenakan struktur eksisting hanya diperuntukkan beban 1 lantai. Saya juga menggunakan dinding bata merah untuk lantai 2, sehingga secara struktur lebih berat.
      Pada pemasangan, hebel cukup di letakkan diatas pembalokan dengan area tumpu 5-8cm. Baru setelah itu dibuat tulangan penyangga dan di cor dgn semen khusus (grouting). Dinding lantai dua dimulai dari atas hebel (jadi secara struktur, hebel dijepit oleh dinding atas dengan bawah). Kalau bu Anti telah menaikkan dinding 4 meter, saya kuatir ibu tidak bisa mengaplikasikan plat lantai hebel.
      Moga2 membantu,
      Emir

  4. Tadinya saya akan menggunakan lantai kayu, tetapi lantai kayu itu tidak bisa meredam suara. Kalau minta ke developer langsung menjadi 2 lantai…waahh bisa meleset anggarannya :D. Developer khan mengambil untung.

    Alternatif menggunakan hebel, tapi tidak bisa juga ya…hiks..Tampaknya kembali ke kayu..*curcol*

    Terimakasih banyak pak atas informasinya. Nanti boleh ya saya tanya2 tentang roof garden :)

    Anti

  5. Mau tanya nih pak…

    kalo mau pasang panel lantai hebel dengan jarak antar dinding 6 meter gimana yah..? setahu saya kan panel lantai hebel panjangnya max 3 meteran…

    • Kalau 6 meter sepertinya harus dibuat sistem pembalokan lagi di tengahnya pak. Nanti balok tersebut yang dipakai untuk tumpuan hebel.
      Namun untuk hitungan ketebalan baloknya, saya lom bisa hitung. Mungkin untuk jarak 6m, balok penyangga bisa berukuran 100cmx40cm. Ukuran ini juga tentunya nanti akan mempengaruhi ketinggian langit-langit rumah.
      Saran saya sih. Kalau tidak terlalu penting, jangan membuat area bebas kolom pada rumah tinggal hingga 6 meter. Soalnya akan menaikkan budget sebagai kompensasi struktur.
      Terima kasih.

  6. Makasih Info di blog nya sgt bermanfaat Pak. Mau tanya, apa plat hebel dapat meredam suara kegiatan di atasnya.
    Oh iya…Setahu saya, tinggi balok dalam perhitungan bangunan ± 1/12 panjang bentangan. Jadi kalo panjang bentang 6 meter mungkin bisa pakai balok dgn tinggi 50 cm dan lebar 30 cm.

    • Untuk sumber suara2 yg tidak berinteraksi dgn struktur, seperti suara tv/ radio, dapat diredam dgn baik. Ketebalan hebel + aci + ubin bisa mencapai 15cm. Tetapi bila di lantai 2 ada yg lari2 atau loncat2, masih akan terdengar walaupun sedikit. Material hebel yg berpori sedikit banyak juga berperan dalam meredam suara.
      Semoga membantu pak :)

  7. Mo tanya nih pak.
    mengenai suntik kolom (saya belum pernah lihat orang melakukannya) pada bangunan rumah existing 1 lantai.
    yang dimaksud suntik kolom tersebut kan mengganti kolom praktis yang ada dengan kolom baru sampai dengan pondasi tapaknya kan ya?
    jadi bila kolom baru tsb mau ditempatkan di pojok pertemuan dinding maka, sebagian dinding akan dijebol, kolom praktis existing yang sdh ada juga akan dibongkar, benarkah begitu?
    apa ada cara lain yg lebih praktis untuk memperkuat kolom praktis tersebut berikut ke pondasi tapaknya tanpa membongkar dinidng, cukup dengan membongkar lantai memperkuat pondasi tapaknya?

    Terimakasih.

    Sukses dengan bangun rumahnya.

    Joshua

    • Mungkin banyak definisi dan perbedaar praktek pengerjaan “suntik kolom ” :)
      Yang kmrn kami lakukan bukan mengganti kolom praktis, tetapi membuat kolom baru tepat disisi kolom utama, sehingga secara ukuran, kolom yg tadinya berukuran 15x15cm bertambah jadi 15x30cm. Dan tentu saja penambahannya hingga ke pondasi.
      Sebenarnya, bila kolom yg akan diperkuat berada di tengah dinding, kita dpt menambahkan kolom diluar dinding itu, sehingga menonjol keluar. Yang penting, kolom lama dan baru bisa saling support beban.
      Mungkin pengalaman saya bisa memberikan masukan :)
      Thx

      • Terimakasih untuk quick responsenya, senang berdiskusi dengan bapak.

        Boleh nanya lagi ya, di reply bapak bilang bahwa menambah kolom utama 15 cm x 15 cm (setengah bata) (yang dimaksud kolom utama apa kolom praktis itu pak? dgn tulangan 4 x dia 10?) bertambah menjadi 15 x 30 cm, apakah kolom tambahan tersebut diangkur kan ke kolom utama? lalu bila pondasi existing dibawah kolom utama (dibawah sloof) adalah pondasi tapak pasangan batu, apakah perlu mengganti pasangan batu tersebut menjadi cakar ayam rakitan (yang biasa dijual di toko bangunan).

        (kemudian bila kita tahu bahwa perumahan kita dahulunya adalah sawah/rawa/tanah lunak) yang ditimbun oleh developer dengan pemadatan yg tidak diketahui, kira kira ukuran pondasi suntik tersebut berapa ya dan berapa dalam (berdasarkan pengalaman bapak saja)

        Note:
        saya rencana akan menambah tingkat rumah, hanya tadinya saya berpikiran untuk MENGGANTI kolom praktis existing (15×15 cm) dengan kolom baru yg lebih besar (20 x 20) tetapi setelah baca penjelasan bapak, saya pikir cukup ditambahkan saja mungkin ya menjadi (15 x 30) hanya saja balok diatas kolom untuk menyanggga pelat hebel juga harus ditebalkan (berarti mengganti ring balk existing diatas ya pak)

        Terimakasih ya atas share pengalamannya.

        Joshua

      • Kalo pengalaman yg kemarin sih, semua kolom 15×15 diganti baru ke 15×30. Soalnya bangunan juga udah lebih dr 20th. Sekalian ukuran besinya dibesarin jd 12. Pondasi juga diganti pake cakarayam 120×120. Soalnya pondasi menerus cuma 80cm dalemnya. Dan itu dianggap ngga cukup untuk menahan beban 2 lantai.
        Cuma sloof aja yg tetep. Pembalokan juga ditambah yg baru 20×40 untuk support hebel.
        Kalo menurut tukangnya sih, bisa aja kalo mau nempel 15×15 yg baru ke yg lama. Tapi tentu seharusnya di angkur, biar ga terjadi crack nantinya.
        Hmmm, dah kejawab semua belum ya? :)

  8. melihat blog ini, saya jd tertarik dg penggunaan plat hebel sbg alternatif pengecoran u rmh lantai rmh 2 tingkat. saya mdpt info klo hebel itu nyerap air, bnr atau tdk pak?
    kl sy berencana membuat rmh 2 lt dr bahan hebel baik dinding dan u lantai kedua pk plat hebel.. kiat-kiat dr bpk gmn? soalny tanah yg sy miliki berkontur,luasny 94,2 m2. panjang depan 7,6 m dan panjang lahan belakang 5,8 m. sy sdg coba2 buat denah rmhny. terima kasih sblmny

    • Ya, memang karakter hebel yg berongga memungkinkan air meresap melalui pori2. Untuk mengatasi itu, hebel mengeluarkan grouting dgn berbagai level waterproofing (misalnya buat kamar mandi atau kolam). Atap dak hebel saya memakai waterproofing jg ko :)
      Aplikasi hebel pada lantai dan dinding memang disarankan, karena akan mempercepat waktu pembangunan :) yg penting pada saat pembuatan denah, sebisa mungkin pakai ukuran plat yg disediakan hebel. Untuk meminimalisasi pemotongan. Goodluck dgn projek membangunnya ya mas :)

  9. Blog nya menarik sekali pak
    kebetulan saya memang berencana membangun lt 2 rumah saya.
    Yang ingin saya tanyakan adalah, menurut pengalaman bapak,
    apakah plus minus dari panel lantai hebel ini di bandingkan nge-dak konvensional biasa?

    Terima Kasih

    • Pak dedy,
      Kalo pake hebel tu,
      - waktu pemasangan lebih cepat
      - ruang bawahnya masih bisa difungsikan selama pembangunan karena tidak menggunakan scafolding

      Minusnya, harganya lebih mahal daripada dak beton konvensional

      Saran saya sih, kalo mau pasang hebel plat lantai, tukang dihitung harian karena akan menghemat ongkos tukang. Selisihnya bisa dikonversikan buat selisih harga hebel :)

      Semoga membantu,
      Emir

  10. Pak blh tanya? Sya brncna bgun rmh lt 90 kalo pake pondasi cakar ayam 60×60 cm sebyk 12 titik dan kolom dg besi 10mm, kondisi tnah kebun bkn tnah lunak bs tdk ya pak? Dan apakah kuat jika menggunakam hebel nantinya. Thx pak

    • Kemarin sih saya pakai besi 12 SNI buat kolom bu. Pondasi juga di beberapa tiik utama pakai 100x100cm. Tp untuk kolom pendukung cukup yg 60. Selebihnya batukali menerus.
      Kalau rencana untuk 2 lantai, mungkin spek segitu kurang kali ya bu. Saya juga kurang jago soal hitungan :)
      Tapi ada tetangga saya yg speknya hampir sama dengan spek ibu, bangun 2 lantai pake hebel. Aman2 aja sih. Mungkin bisa ditanyakan ke yang lebih ahli bu. Saya sih cuma pengalaman ngebangun + nasehat dari kanan kiri juga ko.
      Tapi yang pasti sih, ada yg sudah membangun menggunakan hebel dengan spek yang sama dengan spek yang ibu ajukan tadi.
      Semoga membantu,
      Thx

  11. Pak Emir,

    Saya ada rencana utk membuat dak utk jemuran di lt 2. Saya tertarik utk mengaplikasikan plat lantai Hebel. Masalahnya bbrp tukang yg saya kenal tdk familiar dgn pemasangannya. Bisa minta tolong di-email no kontak tukang yg dulu pasang di tempat bapak? sekalian dgn perhitungan biaya per-harinya waktu itu. Terimakasih sebelumnya.

    Salam,
    niko

  12. Maaf baru buka blog anda yg bagus ini. Boleh tanya pak? Apakah proses pahat dan potong ini memerlukan keahlian khusus? sehingga bapak memakai pemahat ukir jepara,hehe. Dan pemasangan hebel sangat memerlukan tenaga aplikator khusus yg ditraining dr hebel unt memaksimalkan material? Trims atas infonya pak.

    • Hehehe. Gaperlu mas adrian. Pemotongan bisa menggunakan gergaji biasa ko. Sama kaya motong kayu aja jadinya.
      Sebenernya waktu saya mulai membangun, Hebel menunjuk seorang konsultan yang akan datang ke lokasi dan mensupervisi tukang kami dalam proses pemasangannya. Mas mungkin bisa minta tenaga tersebut pada call center yang nanti disesuaikan dengan lokasi pembangunan.
      Semoga membantu,
      Emir

  13. pak saya mau tanya, saya ada rencana mau membangun lantai 2. Saya lagi mencari informasi mengenai dak hebel dan dak keraton,, yang mau saya renov yaitu bangunan belakang (4,5×7 m), sepertinya saya tertarik dengan hebel.
    kondisi bangunan lantai 1 yang saya ingin renov, dindingnya masih dari batako karena orang dulu yang punya rumah(saya beli rumah second) meneruskan dinding tembok yang dari batako, apakah harus diganti dengan bata atau biarkan saja. strukturnya masih untuk lantai 1.
    kalo untuk sekarang harganya berapa ya permeter jika ingin langsung sekalian terpasang. apakah bapak bisa memperkirakan estimasi biayanya, karena saya takut kalau dananya kurang,,,,
    terima kasiih.

    • Bu Septa,
      penggunaan dinding batako sebenarnya tidak terlalu berpengaruh pada struktur penyangga hebel. Plat lantai itu sendiri nanti bersangga pada pembalokan beton.
      Apabila struktur rumah masih untuk satu lantai, saya sarankan untuk melakukan penyuntikan pada pondasi dan tiang beton. Standar pondasi menerus untuk rumah satu lantai adalah 80cm dan apabila ingin ditingkatkan menjadi 2 lantai, cukup ditambah kedalamannya pada setiap titik tiang menjadi 1,2m.
      Kalau hitungan per-meter saya kurang update nih bu, tetapi tahun lalu tuh untuk plat lantai hebel aja kena 300rb/m2. Sedangkan untuk perkiraan bikin tingkat itu bisa habis 2-2.5jt/ m2 untuk kualitas standar termasuk tukang :)
      semoga membantu,
      Emir

      • terima kasih atas jawabannya pak,, sangat membantu. Mau tanya lagi nih pak, apakah
        1. Harga 2-2,5jt/m2 itu sudah termasuk atap ya?
        2. Kalo untuk harga hebel yang 300rb/m2 untuk rumah bapak itu sudah termasuk bahan perekat dan tukangnya ya, dan untuk kolom struktur penyangga hebel biayanya beda lagi atau sudah termasuk yang 300rb/m2 itu?
        3.Apakah di bawah lantai hebel rumah bapak di beri plafon lagi, atau diberi semen lagi kah, atau dibiarkan saja dan langsung di cat ?
        maaf pak, direpotkan oleh banyak pertanyaan sy,,,, soalnya sy ada rencana mau bangun lantai 2 habis lebaran, namun masih bingung pakai hebel atau dak konvensional,,,,
        terima kasih

      • Bu Septa,
        harga 2.5-3jt /m2 udah termasuk atap. Tapi itu hanya perkiraan loh yaa. Tergantung penggunaan material. Misalnya pakai atap baja ringan, lantai marmer, jatuhnya pasti akan lebih mahal :) tapi kalo disiplin banget, angka 2.5jt/m2 udah cukup ko untuk bikin rumah dengan standar yang baik :)
        Pembalokan untuk menyangga hebel itu biayanya beda dari yang 300rb. biaya itu hanya mengkover biaya hebel + perekatnya aja. lom tukang dll :)
        bawah lantai hebel bisa dikasih plafon lagi ko. dicat dan disemen juga bisa :)
        Hebel tu bisa digunakan karena:
        1. gaperlu bikin bekisting (mesti beli tripleks cuma buat cetakan beton). soalnya sehabis dipake, pasti kayu itu dibuang.
        2. kalau lantai dasarnya masih mau digunakan ketika membangun lantai 2, pakai hebel. tapi berhubung rumah bu sapta masih pondasi 1 lantai, maka pondasi pasti akan dibongkar juga sih (artinya lantai dasar juga gabisa digunakan)
        kelemahannya:
        suara orang berjalan diatas plat lantai hebel lebih terasa keras dibanding plat beton konvensional
        semoga membantu bu,
        Emir

    • Untuk hebel ukuran 300x60x12cm, kekuatan yang dicantumkan adalah 350kg/m2. untuk lengkapnya bisa dilihat di http://www.hebel.co.id/spesifikasi/panel/panel-lantai/
      setiap toko bangunan udah banyak yang jual ko pak. bisa beli satuannya per pcs, atau dihitung per m3 (meter kubik). Atau bapak bisa hubungi ke :
      PT. Reksa Prabawa
      Pusat Perdagangan Bahan Bangunan & interior
      Jl. Mangga Dua Raya Blok F-1 No. 1 Jakarta 10370, INDONESIA
      Phone: (62-21) 6009939, ext: 4029, 4021, 4026, 4041, 4042, 4043, 212, 213
      Fax: (62-21) 6245576, 021-6125426
      SMS Customer Care: 0812-19178686
      E-mail: marketing@hebel.co.id

      itu alamat perusahaannya dr web. saya sih ngga ada hubungannya sama hebel. saya beli di toko bangunan terdekat

  14. Bpk yg baik ,

    Saya mau minta tolong kira2 saya mau buat kamar di lantai atas ukuran 4 x 4, berapa banayak pemakaian hebe nya untuk dinding dan lantai ya jika dinding nya tinggi 2, 25m an. Selain itu apakah bapak punya referensi tukang di daerah Depok atau Cibubur.

    Terimakasih banyak pak saya mohon jawaban segera

    • kalau kamarnya mau ukuran 4×4 saran saya sih pembalokannya dibagi dua jadi 2×4 dan 2×4. nanti hebelnya pakai yang 2 meteran. nanti bisa pake yang PF200. Penggunaan sekitar 14 unit (94.5 meter kubik)
      Semoga membantu,

  15. Mo nanya lg nih Pak… Saya sudah pasang dak hebel untuk 1 kamar. Alhamdulillah keliatannya bagus. Trus saya kok kepikiran buat ngelanjutin lagi termasuk roof garden nya. Akhirnya saya konsultasi sama suami temen yg arsitek. Dia tanya klo kelanjutannya gimana untuk menyambung ruangan selanjutnya dari dak hebel yang sudah terpasang skrg. N gimana konstruksi selanjutnya buat memasang dinding hebel. Apakah tidak beresiko salah satu dak hebel nya patah diujung apabila nantinya dibangun tembok diatasnya (mengingat dak hebel tsb hanya menumpang di balok sekita 8cm. Betul kan Pak??). Mohon ma’af sebelumnya klo banyak tanya. Hehehe…

    • Sebenernya saya kurang paham skema konstruksi yang diceritakan td. Tapi lantai hebel memang dianjurkan di untuk ditumpuk dinding (saya pake bata merah) karena bisa memperkuat struktur lantainya itu. Jadi kaya di jepit gitu. Sori kalo saya salah memvisualisasikannnya

  16. Pak maaf mau tanya kalau untuk rencana mau renovasi dak lantai 2 bentuk L rencana mau disuntik pakai cakar ayam(karena rumah konvensional lama) ukuran luas (I) panjang 5 meter x lebar 2.5 meter total luas sekitar 12,5 mtr persegi dan luas (II) dak 2.5 x2.5= total luas 6,25 meter persegi karena tinggal diperkampungan saya kurang begitu suka pemakaian banyaknya perancah kayu & sampah material sisa pembangunan jadi lingkungan kotor & debu,kalau asumsi menurut Bapak lebih menguntungkan pakai Dak Hebel atau dak konvensional,kebetulan domisili daerah saya ada agen/distributor Hebel,maaf kalau saya masih awam Hoist itu apa ya pak ?Apakah bisa masuk daerah perkampungan lebar jalan sekitar 8 meter ?saya rencana pakai tukang harian…takutnya ada tukang yang kurang familiar dengan Dak Hebel,terima kasih sebelumnya

    • Saya menggunakan hebel plat juga pertimbangannya adalah bisa menghemat budget beli kayu untuk bekisting. Saya kurang suka karena setelah proses pembangunan selesai, kayu2 itu tidak terpakai lagi.

      Menurut saya, rumah ibu bisa pakai Hebel plat lantai dengan lebar 2,5m. Pakai tukang yg biasa dipakai aja, lalu minta orang hebelnya ngajarin step by step pemasangan. Hoist tuh katrol untuk mengangkat plat hebel ketika ring balok selesai dibuat. Biasanya sewa 100rb per hari yang manual, tapi kalau mau beli ada di ace hardware sekitar 1jt yg listrik.

      Semoga membantu,

  17. ikut nimbrung di blog yg bagus ini ya pak hehehe…., sy berencana bangun rumah 2 lt dan tertarik dengak dak lantai hebel ini, berdasarkan pengalaman bapak, apakah bapak puas dengan kualitas dak hebel, bagaimana dgn kekuatan dan keamanannya? apabila sy hendak buat wc di lantai 2 apakah aman dari rembesan bin bocor? dan apakah mampu menanggung beban bak air mandi serta bathtub atau torn? dan pengalaman bapak waktu dulu pasang apakah sulit atau ribet pada saat pemasangannya? karena sy lihat kayanya tidak terlalu sulit namun beberapa info menyatakan perlu keahlian khusus. mungkin itu dulu pertanyaan saya pak, terima kasih banyak pak….

    • siapp :)

      saya coba jawab beberapa y :)
      1. kekuatan/ keamanan menurut pihak hebel bisa tahan beban hingga 120 kg/m2
      2. saya juga bangun km/ wc di lantai 2, tapi dengan konsep kamar mandi semi kering. kalau basah2 sih lumayan sering gan
      3. saya juga bangun toren di lantai 3 dengan plat hebel. tapi di support balok beton lagi dibawahnya
      4. pemasangannya gampang dan cepat gan (3 hari jadi 1 lantai). saran saya sih pakai tukang bapak dan minta dilatih oleh pihak hebel
      gitu kira kira untuk part yang ini gan.
      semoga membantu

  18. Diskusinya menarik, ijin nimbrung ya mas bro..
    Saya kok gak melihat penghematan waktu yang signifikan jika lantai hebel diaplikasi di atas sistim pembalokan beton. Gimanapun perlu waktu buat nunggu balok cukup usia sebelum ditumpangi beban dan dilepas bekistingnya agar memudahkan pemasangan panel lantai. Jalan tengahnya, mungkin pilihan pelat bondex lebih tepat karena bisa dicor bareng balok dan bondex yang hanya memerlukan sedikit penyangga. Ada pencerahan mas bro?

    Sukses selalu, salam
    -heru

    • Setelah saya coba kedua sistem hebel dan bondex, hasilnya masih lebih cepat jebel, tetapi tidal terlalu signifikan. Pemasangan plat lantai hebel lebih disarankan until lantai yang akan dibangun lagi (bukan hanya dak) karena setelah dipasang visa langsung di grouting dan dipasang keramik. Sedangkan bondex lebih budget efisien tetapi butuh waktu until menunggu kering, sehingga cocok until dak

  19. maaf pak saya mau tanya,saya mau nambah lantai menjadi 2 untuk biaya kira-kira berapa?luas lantai 100m2
    spesifikasi rumah saya:tembok pakai batu,belum ada cakar ayamya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s