Bukaan Jendela Kaca

Penempatan kaca tanpa kusen membutuhkan kepresisian yang tinggi, sehingga kami memanggil tukang kaca untuk membuat ukuran setiap jendela (ada 25 bukaan).
Kami sengaja memilih bentukan desain kaca tanpa kusen dan langsung menempel pada dinding beton, untuk menyesuaikan dengan tampilan fasade rumah. Dan yang terpenting, harga akan jauh lebih murah keimbang pake kusen. Untuk kayu meranti, harga material per meter 80rb hingga 100rb per meter lari. Begitu juga alumunium ketebalan 5cm. Sehingga untuk satu bukaan jendela 200x30cm membutuhkan biaya kusen sebesar 400rb-an. belum ditambah kaca. Weeew. Mana ada 25 bukaan lagi. Bisa bangkrut.
Sedangkan untuk kaca tanpa kusen, per modul kaca ukuran 200x30cm hanya dikenakan biaya 95rb plus pemasangan. Suip kan🙂

Terdapat 3 jenis jendela yang ada dalam desain rumah kami, yaitu :

1. Jendela biasa, yg merupakan bukaan berukuran 30x200cm sejumlah 25 bukaan. Dengan menggunakan kaca tebal 8mm, kami diberi harga 90rb per pcs tanpa gosok pinggir. Gosok pinggir dimaksudkan untuk memberi akhiran gelap pada kaca dan dapat mempercantik tampilan. Dikenakan biaya tambahan 40rb untuk setiap jendela yang di gosok. Akhirnya kami memilih penggunaan kaca tanpa gosok. Harga plus seal silikon 95rb termasuk pemasangan. Total untuk 25 bukaan 2.375.000,-

2. Jendela tangga, setinggi 50x504cm sebanyak 1 bukaan. Berhubung ketinggian yang tidak memungkinkan kami memasang 1 pcs kaca, maka kami memecah modul kaca menjadi 3 bagian, dengan menyesuaikan penempatan balok. Pembalanjaan 540rb. Masih tanpa kusen.

3. Jendela skylight, dengan kemiringan 45 derajat, ukuran 280x150cm. Material yang digunakan adalah tempered glass dengan ketebalan 10mm seharga 1.8jt-an. No kusen at all🙂

Rumah minimalis tuh dilihat dari harga, dan desain menyesuaikan tanpa mengurangi tampilan estetik. Hehehe. Less is More (long live om Meyer)
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 650px"Kaca tanpa Kusen

Kaca tanpa Kusen