Kamar Mandi Lt. 2

Berhubung kamar mandi lantai 2 letaknya di ruang yang memiliki privasi yang lebih tinggi, kami memilih tipe kamar mandi kering. Hal ini selain untuk mempermudah perawatan, juga untuk meminimalisir kebocoran yang mungkin timbul.
Dengan ukuran ruangan yang kecil, maka kami memilih shower box sebagai media basah-basahan pada kamar mandi kami. Alas plastik yang dimilikinya membuat air tidak tergenang di lantai beton.

Urinoir sebagai spesial item di request langsung oleh penulis. Masalah utama pada pria normal pada saat bangun tidur adalah kesulitan membidik. Dengan posisi mata setengah dan adek yang berdiri, pipis pada kloset dapat menyebabkan berkurangnya akurasi dan menimbulkan cipratan. Dengan urioir, masalah tersebut semoga dapat diatasi dengan baik. Pemilihan urinoir hingga lantai dimaksudkan untuk mempermudah anak kecil pipis disana.

Penempatan box toiletries di dalam shower box dimaksudkan untuk semakin menjauhkannya dari area kloset/ urinoir sehingga kontaminasi kuman dapat diminimalisir. Box tertutup untuk melindunginya dari kondisi selalu terkena air.

Penggunaan shower yang lebar diharapkan dapat mensimulasikan tetesan air hujan, yang dianggap lebih cocok bagi karakter Indonesia ketimbang berendam di bathtub.

Pegangan orang tua pada kloset dimaksudkan untuk memberikan pegangan ketika pengguna duduk ataupun bangun dari kloset. Detail yang simple namun sering terlupakan.<div class="wp-caption alignnone" style="width: 650px"Shower Box

Shower Box

<div class="wp-caption alignnone" style="width: 650px"Urinoir

Urinoir